Loading...

Friday, 10 May 2013

EKSTREMITAS MANUSIA



A.      EKSTREMITAS MANUSIA
Ekstrminitas adalah angota badan seperti lengan dan tungkai . ekstreminitas terdiri dari tulang dan otot .ekstreinitas tulang yakni contoh nya pada sistem rangka tubuh manusia.

http://4.bp.blogspot.com/_63yPmxCeyYM/S0siDFGu7CI/AAAAAAAAASE/9HeMqBwBKLQ/s320/sistem+skeleton.png
 
Sistem rangka adalah suatu sistem organ yang memberikan dukungan fisik pada makhluk hidup. Sistem rangka umumnya dibagi menjadi tiga tipe: eksternal, internal, dan basis cairan (rangka hidrostatik), walaupun sistem rangka hidrostatik dapat pula dikelompokkan secara terpisah dari dua jenis lainnya karena tidak adanya struktur penunjang. Rangka manusia dibentuk dari tulang tunggal atau gabungan (seperti tengkorak) yang ditunjang oleh struktur lain seperti ligamen, tendon, otot, dan organ lainnya. Rata-rata manusia dewasa memiliki 206 tulang, walaupun jumlah ini dapat bervariasi antara individu.


Rangka tubuh manusia dikelompokkan atas dua bagian yaitu:

 A. Skeleton aksial
Terdiri atas sekelompok tulang yang menyusun poros tubuh dan memberikan dukungan dan perlindungan pada organ di kepala, leher dan badan.

Macam-macam skeleton aksial yaitu:

1. Tulang tengkorak bagian kepala terdiri dari:
  • bagian parietal --> tulang dahi
  • bagian temporal --> tulang samping kiri kanan kepala dekat telinga
  • bagian occipitas --> daerah belakang daritengkorak
  • bagian spenoid --> berdekatan dengan tulang rongga mata, seperti tulang baji
  • bagian ethmoid --> tulang yang menyususn rongga hidung
Tulang Tengkorak Tulang-tulang tengkorak merupakan tulang yang menyusun kerangka kepala. Tulang tengkorak tersusun atas 8 buah tulang yang menyusun kepala dan empat belas tulang yang menyusun bagian wajah. tulang tengkorak bagian kepala merupakan bingkai pelindung dari otak. Sendi yang terdapat diantara tulang-tulang tengkorak merupakan sendi mati yang disebut sutura.

2. Tulang tengkorak bagian wajah terdiri dari:
  • rahang bawah --> menempel pada tulang tengkorak bagian temporal. hal tersebut merupakan satu-satunya hubungan antar tulang dengan gerakan yang lebih bebas
  • bagian tengah dada. pada sisi kiri dan kanan tulang dada terdapat tempat lekat dari rusuk. bersama-sama dengan rusuk, tulang dada memberikan perlindungan pada Rahang bawah --> menyusun sebagian dari hidung, dan langit-langit
  • palatinum (tulang langit-langit) --> menyusun sebagian dari rongga hidung dan bagian atas dari atap rongga mulut
  • zigomatik --> tulang pipi
  • tulang hidung
  • Tulang lakrimal --> sekat tulang hidung.

3. Tulang dada

Tulang dada termasuk tulang pipih, terletak di jantung, paru-paru dan pembuluh darah besar dari kerusakan
Tulang dada tersusun atas 3 tulang yaitu:

  • tulang hulu / manubrium. terletak di bagian atas dari tulang dada, tempat melekatknya tulang rusuk yang pertama dan kedua
  • Tulang badan / gladiolus, terletak dibagian tengah, tempat melekatnya tulang rusuk ke tiga sampai ke tujuh, gabungan tulang rusuk ke delapan sampai sepuluh.
  • Tulang taju pedang / xiphoid process, terletak di bagian bawah dari tulang dada. Tulang ini terbentuk dari tulang rawan.

4. Tulang rusuk

Tulang rusuk berbentuk tipis, pipih dan melengkung. bersama-sama dengan tulang dada membentuk rongga dada untuk melindungi jantung dan paru-paru. Tulang rusuk dibedakan atas tiga bagian yaitu:
  • Tulang rusuk sejati berjumlah tujuh pasang. Tulang-tulang rusuk ini pada bagian belakang berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang sedangkan ujung depannya berhubungan dengan tulang dada dengan perantaraan tulang rawan
  • Tulang rusuk palsu berjumlah 3 pasang. Tulang rusuk ini memiliki ukuran lebih pendek dibandingkan tulang rusuk sejati. Pada bagian belakang berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang sedangkan ketiga ujung tulang bagian depan disatukan oleh tulang rawan yang melekatkannya pada satu titik di tulang dada
  • Rusuk melayang berjumlah 2 pasang. Tulang rusuk ini pada ujung belakang berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang, sedangkan ujung depannya bebas.
Tulang rusuk memiliki beberapa fungsi diantaranya:
a). melindungi jantung dan paru-paru dari goncangan.
b). melindungi lambung, limpa dan ginjal, dan
c). membantu pernapasan.

5. Ruas-ruas tulang belakang

Ruas-ruas tulang belakang disebut juga tulang belakang disusun oleh 33 buah tulang dengan bentuk tidak beraturan. ke 33 buah tulang tersebut terbagai atas 5 bagian yaitu:
  • tujuh ruas pertama disebut tulang leher. ruas pertama dari tulang leher disebut tulang atlas, dan ruas kedua berupa tulang pemutar atau poros. bentuk dari tulang atlas memungkinkan kepala untuk melakukan gerakan.
  • Dua belas ruas berikutnya membentuk tulang punggung. Ruas-ruas tulang punggung pada bagian kiri dan kanannya merupakan tempat melekatnya tulang rusuk.
  • Lima ruas berikutnya merupakan tulang pinggang. Ukuran tulang pinggang lebih besar dibandingkan tulang punggung. Ruas-ruas tulang pinggang menahan sebagian besar berat tubuh dan banyak melekat otot-otot.
  • Lima ruas tulang kelangkangan (sacrum), yang menyatu, berbentuk segitiga terletak dibawah ruas-ruas tulang pinggang.
  • bagian bawah dari ruas-ruas tulang belakang disebut tulang ekor (coccyx), tersusun atas 3 sampai dengan 5 ruas tulang belakang yang menyatu.
Ruas-ruas tulang belakang berfungsi untuk menegakkan badan dan menjaga keseimbangan. menyokong kepala dan tangan, dan tempat melekatnya otot, rusuk dan beberapa organ.

B. Skeleton apendikular
Tersusun atas tulang tulang yang merupakan tambahan dari skeleton axial. Skeleton axial terdiri dari :
  • Anggota gerak atas
  • anggota gerak bawah
  • gelang bahu
  • gelang panggung
  • bagian akhir dari ruas-ruas tulang belakang seperti sakrum dan tulang coccyx

  1. Tulang anggota gerak atas (extremitas superior)
Tulang penyusun anggota gerak atas tersusun atas:
  1. Humerus / tulang lengan atas. Termasuk kelompok tulang panjang /pipa, ujung atasnya besar, halus, dan dikelilingi oleh tulang belikat. pada bagian bawah memiliki dua lekukan merupakan tempat melekatnya tulang radius dan ulna
  2. Radius dan ulna / pengumpil dan hasta. Tulang ulna berukuran lebih besar dibandingkan radius, dan melekat dengan kuat di humerus. Tulang radius memiliki kontribusi yang besar untuk gerakan lengan bawah dibandingkan ulna.
  3. karpal / pergelangan tangan. tersusun atas 8 buah tulang yang saling dihubungkan oleh ligamen
  4. metakarpal / telapak tangan. Tersusun atas lima buah tangan. Pada bagian atas berhubungan dengan tulang pergelangan tangan, sedangkan bagian bawah berhubungan dengan tulang-tulang jari (palanges)
  5. Palanges (tulang jari-jari). tersusun atas 14 buah tulang. Setiap jari tersusun atas tiga buah tulang, kecuali ibu jari yang hanya tersusun atas 2 buah tulang.

  1. Tulang anggota gerak bawah (ekstremitas inferior)
Tulang anggota gerak bawah disusun oleh tulang:
  1. Femur / tulang paha. Termasuk kelompok tulang panjang, terletak mulai dari gelang panggul sampai ke lutut.
  2. Tibia dan fibula / tulang kering dan tulang betis. Bagian pangkal berhubungan dengan lutut bagian ujung berhubungan dengan pergelangan kaki. Ukuran tulang kering lebih besar dinandingkan tulang betis karena berfungsi untuk menahan beban atau berat tubuh. Tulang betis merupakan tempat melekatnya beberapa otot
  3. Patela / tempurung lutut. terletak antara femur dengan tibia, bentuk segitiga. patela berfungsi melindungi sendi lutut, dan memberikan kekuatan pada tendon yang membentuk lutut
  4. Tarsal / Tulang pergelangan kaki. Termasuk tulang pendek, dan tersusun atas 8 tulang dengan salah satunya adalah tulang tumit.
  5. Metatarsal / Tulang telapak kaki. Tersusun atas 5 buah tulang yang tersesun mendatar.
  6. Palanges / tulang jari-jari tangan. Setiap jari tersusun atas 3 tulang kecuali tulang ibu jari atas 14 tulang.
  1. Tulang gelang bahu (klavikula dan scapula / belikat dan selangka)
Tulang selangka berbentuk seperti huruf "S", berhubungan dengan tulang lengan atas (humerus) untuk membentuk persendian yang menghasilkan gerakan lebih bebas, ujung yang satu berhubungan dengan tulang dada sedangkan ujung lainnya berhubungan dengan tulang belikat.
Tulang belikat (skapula) berukuran besar, bentuk segitiga dan pipih, terletak pada bagian belakang dari tulang rusuk. Fungsi utama dari gelang bahu adalah tempat melekatnya sejumlah otot yang memungkinkan terjadinya gerakan pada sendi.
  1. Gelang panggul
Tulang gelang panggul terdiri atas dua buah tulang pinggung. Pada anak anak tulang pinggul ini terpisah terdiri atas tiga buah tulang yaitu illium (bagian atas), tulang ischiun (bagian bawah) dan tulang pubis (bagian tengah). Dibagian belakang dari gelang panggul terdapat tulang sakrum yang merupakan bagian dari ruas-ruas tulang belakang. Pada bagian depan terdapat simfisis pubis merupakan jaringan ikat yang menghubungkan kedua tulang pubis. Fungsi gelang panggung terutama untuk mendukung berat badan bersama-sama dengan ruas tulang belakang. melindungi dan mendukung organ-organ bawah, seperti kandung kemih, organ reproduksi, dan sebagai tempat tumbuh kembangnya janin.
Secara umum fungsi sistem rangka adalah membentuk kerangka yang kaku dengan jaringan-jaringan dan organ-organ yang melekat padanya. Sistem rangka melindungi organ-organ vital seperti otak yang dilindungi oleh tulang tengkorak, paru-paru dan jantung dilindungi oleh tulang dada dan tulang rusuk. Gerakan tubuh terbentuk dari kerjasama antara sistem rangka dengan otot, oleh sebab itu keduanya sering dikelompokkan menjadi satu nama yaitu sistem musculo-skeletal. rangka merupakan tempat melekatnya otot melalui perantaraan tendon. Antara tulang yang satu dengan tulang yang lain dikaitkan dengan perantaraan ligamen.


B. RANA S.P / KATAK



Alpha
   Gambar karangka pada katak
AMPHIBIA
Phylum : Chordate
Subphylum : Vertebrata
Classis : Amphibian                                                        
Ordo : Anura
Subordo : Phaneroglossa
Pamilia : Ranidae
Genus :Rana
Species : Rana sp
Kodok (bahasa Inggris: frog) dan katak alias bangkong (b. Inggris: toad) adalah hewan amfibia yang paling dikenal orang di Indonesia. Kedua macam hewan ini bentuknya mirip. Adapun perbedaan antara keduanya adalah Kodok bertubuh pendek, gempal atau kurus, berpunggung agak bungkuk, berkaki empat dan tak berekor (anura: a tidak, ura ekor). Kodok umumnya berkulit halus, lembab, dengan kaki belakang yang panjang.Sebaliknya katak atau bangkong berkulit kasar berbintil-bintil sampai berbingkul-bingkul, kerapkali kering, dan kaki belakangnya pendek, sehingga kebanyakan kurang pandai melompat jauh. Pada beberapa jenis katak, sisi tubuhnya terdapat lipatan kulit berkelenjar mulai dari belakang mata sampai di atas pangkal paha yang disebut lipatan dorsolateral. Katak mempunyai mata berukuran besar, dengan pupil mata horisontal dan vertikal. Pada beberapa jenis katak, pupil matanya berbentuk berlian atau segi empat yang khas bagi masing-masing kelompok. Pada kebanyakan jenis, binatang betina lebih besar daripada yang jantan. Ukuran katak dan kodok di Indonesia bervariasi dari yang terkecil hanya 10 mm, dengan berat hanya satu atau dua gram sampai jenis yang mencapai 280 mm dengan berat lebih dari 1500 gram .
Preparat mungkin berbeda specimennya, oleh karena itu cukup di tulis Rana sp. Dikenal beberapa species diantaranya :
1.rana trigina
2.ranachalnonata rana canerivora,

Keterangan mengenai systematica :
1.      Chordat :
-          mempunyai chorda dorsalis pada stadium embryonalnyaVertebrata :
 (amphi = rangkap)
 (bios = kehidupan),
rana mempunyai 2 macam kehidupan yaitu kehidupan darat dan kehidupan dalam air.
-          Rana merupakan wakil pertama dari vertebrata yang memulai kehidupan daratan, sehingga berlainan dengan classia Onteichthyes, ia mempunyai alat yang sesuai dengan kehidupannya didaratan. Misalnya adanya kaki-kaki yang selain untuk berenang juga untuk berjalan, pulmo (paru-paru) dan lain-lain alatAnurai : amphibian yang tidak berekor, kepala dan badan tidak mempunyai batas yang nyata. Kaki muka pendek, kaki belakang panjang untuk meloncat.



Sifat-sifat karateristiknya :

1. kulit licin, mempunyai banyak glandulas (kelenjar) dan tidak mempunyai sisik

2. mempunyai sepasang kaki untuk berjalan dan berenang

3. mempunyai 2 lubang hidung, berhubungan dengan rongga mulut, membrane tympani di luar, lidah dapat di julurkan

4. cor beruang 3 terdiri 2 antrium dan1 ventrikel. Erythrocty oval dan mampunyai nuckeun.

5. bernefas dengan paru-paru dan kulit pada yang dewasa. Sedangkan pada stadium larva bernafas dengan ingsang

6. nervi cranialesnya berjumlah 10 pasang

7. temperature badannya sesuai dengan lingkungan poikilotherm

8. pembuahan terjadi secara ekstrn

9. stadium larva mempunyai kehidupan aquatis dan akan mengalami metamorphosis.

Badan terbagi atas tiga bagian yaitu :
A.    Caput (kepala)
Bentuknya kurang lebih segitiga, alat-alat yang terdapat di bagian ini antara lain :
1.rima oris (celah mulut) terdapat di ujung rostrum
2.(moncong) rima oris menuju ke2.
3. cavum oris (rongga mulut) di dalam rongga mulut terdapat alat-alat :
1.maxilla (rahang atas),
2.mempunyai dentes (gigi-gigi) berbentuk conus. Dentea berguna untuk memegang mangsanya, tidak untuk mengunyahb.
3.mandibula (rahang bawah) tidak berdentesc. palatum (atap mulut)d. os vomer berbentuk hurup V, mengandung dentes.
4. Nares posteriors sive cheaneae merupakan dua lubang di kanan-kiri oris vomer. Alat ini menghubunglan cavum nasi (rongga hidung) dan cavum oris.
5. Lingua (lidah) berpangkal di cranial mandibula, bersifat bifida (bercabang), ujung caudalnya bebas dan dapat di julurkan untuk mengkap mangsanya
6.Ostium tubae auditivar. Lubang di dekat tiap-tiap sudut mulut, menghubungkan cavum oris dengan rongga telinga
7.Di kanan kiri lingua terdapat lubang yang menuju ke saccus vocalis (kantung suara). Alat ini hanyaterdapat pada hewan jantan saja. nares anteroures : lubang-lubang kecil terdapat di dorsal dari rima oris
8.organon visus (alat penglihatan) dilengkapai dengan :
a. palpebra superior (pelupuk mata atas)
b. palpebra inferior (pelupuk mata bawah)
c. membrane nictitans suatu kulit transparan untuk menjaga mata terhadap kekeringan dan geseran dengan air.
d. Bulbu oculi (bola mata) padanya dapat dilihat dengan jelas adanya, iris dan pupil
8. - membrane tympani (selaput pendengaran) terdapat di sebelah caudal dari organon visus.
    - Cervix (leher), tidak nyata.
    - Truncus (badan), terdapat di sebelah caudal caput. Pada hewan   betinamempunyai ukuran yang relative lebih besar disbanding hewan jantan.
D. Extremitas (anggota badan).
Di ekteminitas ini Terdapat 2 pasang anggota badan :
a. Extremitas anterior (anggota badan muka),
1 pasang bagian-bagiannya adalah :
1. branchium (lengan atas),
2. Anthebranchium (lengan bawah)
3. manus (tangan).
digiti (jari-jari)pada hewan jantan, pada jari yang pertama, di medio ventral terdapat penebalan kulit yang lebih banyak pigmennya, sehingga berwarna lebih hitam dan akan tampak jelas pada waktu masa berkelamin. Penebalan ini berguna untuk memegang tubuh pasangannya pada waktu berkelamin.
B.Extremitas posterior (anggota badan belakang)
            Terdapat 1 pasang dengan bagianbagiannya :
1. femur (paha)
2. crus (tungkai bawah)
3. pes sive pedes (kaki)
4. digiti (jari-jari)
5 buah. membrane (selaput) untuk berenang, merupakan kulit tipis di antara digiti






E. lntegumentum.
Integumentum (kulit) yang menutup seluruh tubuh berguna untuk melindungi diri terhadap keadaan-keadaan luar yang tidak mengantungkan untuk pernapasan dan absorpsi air, integumentum dapat di bagi dalam 2 bagian :
a. epidermis, yangdi bagian luar
b. corium atau dermis di bagian dalam pada corium terdapat :
- glandulae (kelenjar-kelenjar)
-chromatophora (sel pigmen)
- syaraf dan fasa (pembuluh).
Glandula yang terdapat di corium berguna untuk melicinkan kulit. Pada beberapa apecien terdapat glandula yang mengeluarkan racun untuk mematiakan kawannya.Caromathophora pada rana dapat dibedakan atas :
a. xanthophora, mengandung pigment kuning, terdapat di lapisan paling atas
b. guanophora, mengandung Kristal-kristal guanine yang mengembalikan warna biru (sebelumnya ini tidak termasuk chromathophora, sebab tidak mengandung suatu pigment.
c. Melanophora, mengandung pigment-pigment melanin berwarna coklat hitam, terdapat lapisan paling dalam.Warna-warna pada rana dapat berubah menjadi lebih gelap atau lebih pucat. Perubahan-perubahan ini dapat dipengaruhi oleh beberapa macam factor :
-. Externa, misalnya temperature :
dingin lebih gelap, panas lebih pucat.
-. Interna : Hormone hormone yang dihasilkan oleh :- Epiphysis : menjadi lebih pucat- Hypophysis : menjadi lebih gelap• Systema nervosum, mislnya melalui panca indra pengihatan.




Skeleton( rangka) mempunyai beberapa fungsi antara lain :

1. melindungi alat-alat yang lemah
2. tempat origo dan insertion dari otot-otot
3. merupakan alat gerak pasif
4. untuk menegakkan badan
pada rana di jumpai skeleton yang berupa tulang keras pada bentuk dewasanya, sedang pada bentuk larvanya mempunyai skeleton dari cartolago (tulang rawan). Dari skeleton tadi yang penting ialah endoskeleton yang dapat di bedakan atas :
a.       skeleton trunci : cranium, columna vertebralis, sternum dan cartilage hyoidea.
b. Skeleton membri anterius dan posterius, cingulum pectorale dan cingulum   pelvicum.













Katak adalah bilateral simetris :
 dengan bagian sisi kiri dan kanan equal
Bagian tengah disebut medial, samping/lateral
badan muka depan adalah ujung anterior
bagian belakang disebut ujung posterior
bagian punggung atau dorsa
 sedang bagian muka ventral.

Bagian badan terdiri atas kepala/ caput, kerongkongan/ cervik, dada/ thorax atau pectoral, perut atau abdomen, pantat pelvis serta bagian kaudal pendek
Kaki katak terdiri atas sepasang kaki depan dan sepasang kaki belakang.
Kaki depan terdiri atas lengan atas :
 (brancium), lengan bawah
(antebrancium), tangan (manus)
jari-jari (digiti).
 Pada kaki belakang terdiri atas :
 paha (femur),
 betis (crus)
 kaki (pes)
 jari-jari (digiti)
Dari segi anatomi, katak mempunyai jantung yang terdiri dari tiga ruang yang berbeda dari makhluk hidup darat yang terdiri dari 4 ruang dan makhluk hidup air seperti ikan yang hanya terdiri dari 2 ruang. Katak dan kodok pada umumnya mempunyai organ-organ yang sangat khusus untuk menunjang kehidupannya. Diantaranya adanya pulmo untuk kehidupan di darat, kulit berlendir dan kaki berselaput untuk memudahkan berenang di air, 2 lubang hidung yang berhubungan langsung dengan cavum oris yang digunakan untuk bernapas ketika katak dan kodok ini berada di dalam air.
Kepala dan badan lebar bersatu, ada dua pasang kaki atau anggota, tak ada leher dan ekor. Bagian dalam ditutupi dengat kulit basah halus lunak. Kepala mempunyai mulut yang lebar untuk mengambil makanan, 2 lubang hidung/ nares externa yang kecil dekat ujung hidung yang berfungsi dalam pernapasan, 2 mata yang besar spherik, dibelakangnya 2 lubang pipih tertutup oleh membrane tympani yang berfungsi sebagai telinga untuk menerima gelombang suara. Tiap mata mempunyai kelopak mata atas dan bawah, serta di dalamnya mempunyai selaput mata bening membrane nictitans untuk menutupi mata apabila berada di dalam air. Di bagian ujung belakang badan dijumpai anus, lubang kecil untuk membuang sisa-sisa makanan yang tak dicerna, urine dan sel-sel kelamin/ telur atau sperma dari alat reproduksi

 skeleton pada amphibi, dalam halin  yang mewakili adalah katak. Rangka katak tersusun atas endoskeleton yang disokong oleh bagian-bagian yang lunak. Fungsi rangka adalah untuk melindungi bagian-bagian tubuh yang vital, melekatnya otot daging yang berguna untuk gerak  dan berjalan.
-      Pada fase cebong (berudu) tulang-tulang masih lunak.
-          Kemudian pada fase dewasa menjadi keras. Tapi pada sambungansambungan tulang masihtetap lunak dengan permukaan yang licin.

Tempurung kepala:

vertebrae dansternum merupakan skeleton axialesedang kaki merupakan skeletonappendicular Tulang-tulang rahang Os hyoid dan tulang rawan dari larynx(skeleton visceral).
 Bagian atap cranium sebagian beasr tersusun oleh:Os fronto parietalis, Os nasalis yang menutupi capsula nasalis,Os prooctic sebagai pelindung bagian dalam dari telinga, sedang  di sebelah posteriornya kita jumpaios exoocipital yang masing-masing mempunyai suatu tonjolan bulat. Tempurungkepala yang besar pipih terdiri atas cranium yang sempit dan beberapa pasangcapsula sensoris dan hidung capsula, pendengar dan capsula yang besar untuk mata
 Kerangka Morfologi katak adalah unik di antara amfibi.  morfologi katak adalah Unik di antara amfibi. Dibandingkan dengan dua kelompok lainnya dari amfibi, (salamander dan caecilian), katak yang biasa karena mereka tidak memiliki ekor sebagai orang dewasa dan kaki mereka lebih cocok untuk melompat dari berjalan. Dibandingkan Artikel Baru Kelompok Lain doa amfibi, (salamander Dan Sesilia), katak Yang tidak Biasa karena mereka kekurangan ekor orangutan sebagai dewasa Dan kesemek mereka lebih cocok untuk melompat bahasa Dari berjalan. Fisiologi katak umumnya seperti itu amfibi lainnya (dan berbeda dari vertebrata darat lainnya) karena oksigen dapat melewati kulit mereka sangat permeabel. Fisiologi katak umumnya seperti itu bahasa dari amfibi sebelum  (dan berbeda bahasa dari terestrial Before vertebrata) karena oksigen dapat melewati Ulasan Sangat permeabelnya kulit mereka. Fitur unik ini memungkinkan kodok untuk "bernapas" terutama melalui kulit mereka.
 Karena oksigen yang terlarut dalam sebuah film berair pada kulit dan melewati dari sana ke darah, kulit harus tetap lembab sepanjang waktu, ini membuat katak rentan terhadap banyak racun di lingkungan, beberapa di antaranya sama dapat melarutkan dalam lapisan air dan diteruskan ke dalam aliran darah mereka. Fitur Unik inisial memungkinkan kodok untuk "bernapas" Terutama melalui kulit mereka Karena oksigen Yang terlarut Dalam, sebuah film yang berair pada kulit dan Lolos bahasa dari Sana Ke Dalam, darah, kulit harus Tetap lembab Sepanjang waktu, inisial membuat katak rentan terhadap racun banyak Pelanggan Customers, beberapa di antaranya dapat larut juga Dalam, lapisan udara Dan diteruskan Ke Dalam, Aliran Darah mereka Banyak karakteristik yang tidak dimiliki oleh semua spesies sekitar 5.250 katak dijelaskan. Banyak karakteristik Yang tidak dimiliki oleh * Semua bahasa Dari sekitar 5.250 spesies katak dijelaskan. Namun, beberapa karakteristik umum membedakan mereka dari amfibi lainnya. Namun, beberapa karakteristik UMUM Yang membedakan mereka bahasa Dari amfibi . Katak biasanya cocok untuk melompat, dengan kaki belakangnya panjang dan tulang pergelangan kaki memanjang. Katak biasanya cocok untuk melompat, kesemek  Belakang Panjang Dan Tulang pergelangan kesemek memanjang. Mereka memiliki tulang punggung pendek, dengan tidak lebih dari sepuluh tulang gratis, diikuti oleh tailbone menyatu (urostyle atau tulang ekor), biasanya menghasilkan fenotipe berekor. [Rujukan?] Mereka memiliki kolom vertebra pendek, tidak lebih Artikel Baru Bahasa Dari Sepuluh Bebas, vertebra, diikuti oleh tailbone leburan (urostyle atau Tulang ekor), biasanya menghasilkan fenotipe berekor.
Katak berbagai ukuran dari 10 mm (0,39 in) (Brachycephalus didactylus dari Brasil dan Eleutherodactylus iberia Kuba) sampai 300 mm (12 in) (goliath katak, Conraua goliath, Kamerun). Kodok berbagai ukuran bahasa Dari 10 mm (0,39 di) (Brachycephalus didactylus bahasa Dari Brasil Dan Iberia Eleutherodactylus bahasa Dari Kuba) Ke 300 mm (12 in) (katak goliath, goliath Conraua, Dari Kamerun). Kulit hang longgar pada tubuh karena kurangnya jaringan ikat longgar. Kulit menggantung longgar PADA tubuh karena kurangnya jaringan ikat longgar. Tekstur kulit bervariasi: bisa mulus, berkutil atau dilipat. tekstur kulit bervariasi Cara: bisa Halus, Kutil atau dilipat. Katak memiliki tiga membran kelopak mata: satu adalah transparan untuk melindungi mata air, dan dua bervariasi dari tembus menjadi buram. Katak memiliki Tiga kelopak mata membran: Satu adalah transparan untuk Melindungi mata air, Dan doa bervariasi Cara bahasa Dari Tembus Ke buram. Katak memiliki tympanum pada setiap sisi kepala, yang terlibat dalam pendengaran dan, pada beberapa spesies, ditutupi oleh kulit. Katak memiliki tympanum pada setiap Sisi Kepala, Yang terlibat Dalam, pendengaran Dan, beberapa spesies , ditutupi oleh kulit. Katak Kebanyakan gigi, khususnya pedicellate gigi di mana gagak dipisahkan dari akar oleh jaringan fibrosa. Kebanyakan katak memiliki gigi, khususnya pedicellate gigi di mana Burung Gagak dipisahkan bahasa Dari akar oleh jaringan fibrosa. Kebanyakan hanya memiliki gigi di tepi rahang atas (maksila gigi) serta gigi vomerine di atap mulut mereka. Kebanyakan hanya memiliki gigi di rahang Tepi Atas (gigi rahang Atas) Serta gigi vomerine di Atap mulut mereka. Mereka tidak memiliki gigi di rahang bawah mereka, sehingga mereka biasanya menelan seluruh makanan mereka. Mereka tidak memiliki gigi di rahang Yang lebih rendah, sehingga mereka biasanya menelan seluruh makananmereka. Gigi terutama digunakan untuk menahan mangsanya dan menyimpannya di tempat sampai mereka bisa mendapatkan pegangan baik di atasnya dan menelan makanan mereka, dibantu oleh mencabut mata mereka ke kepala mereka.  kodok Benar kekurangan setiap gigi sama sekali, dan beberapa spesies (Pyxicephalus) yang memangsa organisme yang relatif besar (termasuk tikus dan katak lainnya) memiliki proyeksi berbentuk kerucut tulang, yang disebut proses odontoid, di depan rahang bawah yang berfungsi seperti gigi.Gigi terutama digunakan untuk menahan mangsa Dan menyimpannya di klien untuk membuka posisi sampai mereka Bisa mendapatkan pegangan Yang BAIK di atasnya Dan menelan makanan mereka, dibantu oleh mencabut mata mereka Ke Kepala mereka. [14] kodok Benar kurangnya ADA gigi sama Sekali, Dan beberapa spesies (Pyxicephalus) Yang memangsa biota Yang relatif yang Besar (termasuk tikus Dan katak Before) memiliki proyeksi kerucut berbentuk Tulang, Yang disebut proses penelaahan yg mirip gigi, di bagian depan rahang Bawah Yang berfungsi seperti gigi

Struktur dan fungsi kodok ialah Pada kepala terdapat :
2.      rims oris yang lebar untuk masuknya makanan,
3.       nares externs mempunyai peranan dalam pernafasan,
4.      sepasang arganon visus (mata) yang bulat.
5.      Di belakang mata terdapat membrane tympani untuk menerima getaran suara.
6.       Pada akhir tubuh terdapat anus yang berfungsi sebagai pintu pelepas faeces, urine dan sel kelamin.

.Extremitas muka yang berupa kaki atau tangan berukuran pendek, terdiri atas :
             1. brachium (lengan atas) yang berupa humerus,
             2.antibracium (lengan bawah) yang berupa radioulna,
             3.carpus (pergelangan tangan),
  4.menus (telapak tangan) yang terdiri atas metacarpus dan phalangus (jari – jari); Pada telapak tangan terdapat palm, di bawah jari pada hewan jantan terdapat mengalami penebalan pada saat dia kawin .


Extremitas belakang yang berupa kaki belakang terdiri atas :

7.      femur (paha), crus (bagian kaki bawah) yang terdiri atas :
tibia dan fibula, tarsus (pergelangan kaki), pes (telapak kaki) yang terdiri atas meta tarsus dan phalangus (jari – jari).

8.      Lingula (lidah) yang pipih berpangkal pada dasar di sebelah anterior mulut.Pada permukaannya terdapat kuncup perasa dan papil, dilapisi oleh lendir, dapat dijulurkan dari belakang ke muka untuk menangkap mangsa.

9.      Pada maxillae sebelah luar terdapat denta maxillaris (gigi maxillaris), sedang pada atap cavum oris terdapt denta vomerin terdapat dua lubang nares interns yang berhubungan dengan narens externs.

Jantung katak dan kodok terdiri dari tiga ruang yaitu : atrium kiri, atrium kanan, dan ventrikel (2 atrium, 1 ventrikel). Atrium kanan menerima darah yang sedikit oksigen dari seluruh tubuh, sedangkan atrium kiri menerima darah dari paru – paru. Darah dari kedua atrium bersama – sama masuk ventrikel. Walaupun tampaknya terjadi percampuran antara darah yang miskin oksigen dengan darah yang kaya oksigen namun percampiurn diminimalisasi oleh adanya sekat – sekat yang terdapat pada ventrikel. Dari ventrikel, darah masuk ke pembuluh darah yang bercabang tiiga. Arteri anterior mengalirkan darah ke kepala dan ke otak. Cabang tengah (lung aorta) mengalirkan darah ke jaringan internal dan organ dalam badan, sedangkan arteri posterior dilewati oleh darah yang menuju kulit dan paru – paru. Darah vena dari seluruh tubuh mengalir masuk ke sinus venosus dan kemudian mengalir menuju ke atrium kanan. Dari atrium kanan, darah mengalir ke ventrikel yag kemudian di pompa keluar melalui arteri pulmonalis → paru – paru → vena pulmonalis → atrium kanan. Lintasan peredaran darah ini disebut peredaran darah paru – paru. Selain peredaran darah paru – paru, pada katak → sinus venosus → atrium kanan.



tubuh katak dan juga kodok tersusun atas 3 macam otot.

1.       Otot polos yang kerjanya diluar kemauan kita.
2.       Otot lurik yang kerjanya dalam kesadaran kita
3.      otot jantung yang secara morfologi seperti otot lurik, namun bekerja diluar kendali kita.

  Otot lurik disebut juga otot skelet terbagi atas :
Otot daging lebar dan pipih, misalnya adalah oblicus externus dan trans versus yang membentuk dinding perut.   Otot daging gilig misalnya otot bisep (pada lengan). Otot daging sfingter dengan carat melintang, misalnya sfingter pada anus atau kloaka.
Otot lurik mengikat atau melekat pada tulang dan pada saat kontraksi atau relaksasi akan menggerakkan tulang tersebut. Koordinasi kontraksi otot dilaksanakan oleh sistem saraf.




No comments:

Post a Comment